News

Ini Dia Alasan Kenapa Harus Memilih Hunian di Green Pramuka City Apartement!

Perbincangan mengenai Green Pramuka City, sebenarnya sudah bukan rahasia lagi. Apartemen ini memang sempat bermasalah setahun lalu. Permasalahan tersebut akibat keluhan penghuni tentang beberapa kekurangan dari apartemen Green Pramuka City. Namun kini berbeda, pihak pengelola Green Pramuka City telah banyak berbagai perubahan demi mewujudkan hunian apartemen yang layak juga nyaman untuk penghuninya. Pengelola Green Pramuka City sudah melengkapi kekurangan semaksimal mungkin, sehingga kini apartemen yang ada di Jakarta Pusat ini menjadi hunian apartemen yang praktis dan ada di jantung kota. Seperti kita ketahui, bahwa ada banyak orang yang bermasalah dalam mencari kenyamanan di tempat tinggal, khususnya ketika tinggal di kota Jakarta. Mengingat Jakarta adalah kota yang ramai penduduk, bahkan masyarakatnya sudah sering mengalami kemacetan lalu lintas setiap hari. Meskipun begitu, kota Jakarta adalah sentra bisnis yang memiliki peranan penting sehingga tak sedikit orang yang berkepentingan terpaksa harus tinggal di kota Jakarta. Hunian Apartemen Green Pramuka City yang Praktis Bagi Anda yang harus tinggal di Jakarta, tentu perlu mencari tempat yang nyaman dengan akses jalan yang mudah ke berbagai tempat. Namun tentunya, tak semua hunian apartemen menawarkan semua kebutuhan para penghuninya, terutama dalam kenyamanan aksesnya. Karena itulah kini telah hadir Green Pramuka City sebagai lokasi hunian apartemen yang strategis dan paling direkomendasikan. Untuk masalah kenyamanan sendiri bisa diatasi dengan baik, tanpa susah-susah mencari hunian yang lainnya. Dengan lokasi yang nyaman dan strategis untuk ditempati, Green Pramuka City menjadi pilihan apartemen paling ideal yang ada di pusat kota. Berbagai fasilitas menarik dan lengkap telah tersedia dan siap melengkapi semua kebutuhan penghuninya. Green Pramuka City apartement adalah salah satu hunian apartemen modern superblock dengan konsep hunian yang praktis dan strategis terletak di jantung kota Jakarta. Harga apartemen ini juga bervariasi tergantung dari unit yang Anda pilih. Lokasi Green Pramuka City Strategis Dengan Akses Transportasi 24 Jam Green Pramuka City Apartemen terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani Kav.49,Jakarta Pusat, dan menuju tol masuk dan keluar Rawamangun hanya memerlukan waktu tempuh 5 menit saja, lokasinya juga dekat dengan akses transportasi non stop 24 jam. Dengan keuntungan yang ditawarkannya ini, tentu Green Pramuka City Apartement menjadi pilihan paling nyaman dan aman.Pilihan Hunian Apartemen Dengan Harga Terjangkau Selain lokasi yang strategis sebagai pertimbangan, tak sedikit orang juga mempertimbangkan harga hunian. Masalah harga ini memang harus dipertimbangkan, mengingat biaya hidup di Jakarta bisa dibilang cukup malah. Karenanya segala sesuatunya mesti diperhitungkan dengan baik. Apabila Anda kebingungan mencari hunian apartemen terbaik dengan harga terjangkau, maka Green Pramuka City apartemen dapat dijadikan pilihan ideal untuk hunian Anda. Ada banyak alasan kenapa kita harus memilih Green Pramuka City apertemen ini. Berikut keuntungan memilih apartemen di Jakarta Pusat ini :

● Terdapat Fasilitas Swimming Pool Bagi Anda yang hobi berenang, lagi-lagi apartemen Green Pramuka City bisa menjadi pilihannya. Hal ini dikarenakan di kawasan hunian strategis ini terdapat swimming pool di tiap tower huniannya. Dengan adanya fasilitas ini, tentu Anda bisa menghabiskan waktu liburan tanpa harus keluar kawasan apartemen.

● Menawarkan Lokasi Strategis Lokasi Green Pramuka City ini diapit langsung oleh 2 pintu tol, seperti Rawamangun dan Pulomas yang berjarak sekitar 500 meter saja dari kawasan apartemen. Dengan akses lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau, bisa menjadi pilihan ideal bagi Anda.

 Mall Green Pramuka Square Mall Green Pramuka Square yang terletak di kawasan apartemen, merupakan area komersil yang terdiri dari 3 lantai dan sengaja dibangun untuk memenuhi semua kebutuhan penghuni apartemen maupun masyarakat luas. Kehadiran mall ditengah-tengah hunian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghuninya. Jangan takut lagi dengan masalah yang sempat terjadi di Green Pramuka City, karena kini apartemen ini sudah banyak dihuni dan siap memanjakan Anda dengan segala fasilitas yang disediakannya. Pihak pengelola bahkan masih menawarkan sejumlah fasilitas terbaik untuk memaksimalkan pelayanan pada penghuninya.

Daftar Tower Hunian di Green Pramuka City yang Bisa Dipilih

Anda berniat tinggal di apartemen Green Pramuka City? Itu adalah pilihan yang bagus mengingat apartemen yang satu ini berada di tengah kota Jakarta Pusat dan sangat strategis. Anda bisa menjangkau banyak tempat dengan mudah dari sini. Terlebih, di tempat ini juga banyak Tower hunian yang bisa Anda pilih. Apa saja Tower hunian yang disediakan? 1. Tower Faggio Tower pertama yang bisa Anda pilih adalah Tower Faggio atau Tower Hijau. Tower yang satu ini dibangun di kompleks apartemen Green Pramuka City bagian pusat dan letaknya paling strategis. Kalau Anda tinggal di tower yang satu ini, Anda bisa mengaksesnya melalui Jl. Pramukasari bila ingin lebih cepat. 2. Tower Pino Pilihan selanjutnya adalah Tower Pino.

Tower ini disebuh juga dengan Tower Kuning dan letaknya ada di sebelah timur tower utama Green Pramuka City. Di tempat ini tersedia banyak sekali fasilitas seperti gazebo, taman, jogging track, hingga danau kecil yang indah. Anda bisa memilih satu unit di antara 29 lantai di Tower Pino yang disukai. 3. Tower Chrysant Berikutnya adalah Tower Chrysant. Tower yang satu ini juga disebut sebagai Tower Biru dan merupakan salah satu tower yang pertama kali dibangun di apartemen Green Pramuka City ini. Tower ini sudah diresmikan penggunaannya pada tanggal 2 Juni 2011 lalu, lo! 4. Tower Bougenville Lain lagi dengan Tower Bougenville. Tower yang disebut dengan Tower Merah ini adalah tower yang dibangun oleh PT Duta Paramindo Sejahtera yang merupakan mitra dari Green Pramuka City. Dari tower ini, Anda bisa melihat pemandangan yang luas karena view-nya tidak ada bangunan tinggi sehingga tak akan menghalangi pandangan Anda. 5. Tower Orchid Pilihan tower lain yang bisa Anda pilih adalah Tower Orchid yang disebut juga dengan Tower Hijau Toska. Tower yang satu ini baru diresmikan pada bulan Januari 2013 lalu. Pada lantai 3 tower satu ini, Anda bisa menemukan mall yang bisa memenuhi kebutuhan dan keperluan Anda seperti untuk berbelanja, makan ataupun untuk hiburan. 6. Tower Penelope Pilihan lainnya adalah Tower Penelope yang juga disebut dengan Tower Merah Muda. Tower yang satu ini sama dengan Tower Orchid baru diresmikan pada Januari 2013 lalu. Di bagian lantai tiga dari tower ini juga terdapat mall yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan keseharian Anda. 7. Tower Scarlet Berikutnya adalah Tower Scarlet atau Tower Ungu. Posisi dari tower yang satu ini bisa dikatakan sangat bagus karena dari sini Anda bisa melihat 2 view keren sekaligus. Pertama, Anda bisa melihat view bebas dari Jl. Pramuka, sedangkan yang kedua dari Jl. Ahmad Yani. Tersedia 1000 unit apartemen di sini dengan sebuah mall di lantai 3-nya. 8. Tower Nerine Lalu, Anda juga bisa memilih untuk tinggal di Tower Nerine. Tower yang satu ini adalah tower paling baru yang dimiliki Green Pramuka City. Tower ini terletak tepat di depan pintu masuk utama apartemen Green Pramuka City sehingga akan lebih mudah bagi Anda mengakses banyak tempat dari sini. Itulah pilihan tower apartemen yang bisa Anda pilih di Green Pramuka City. Perhatikan dengan baik pilihan Anda, ya! Sebab, tiap pilihan berbeda-beda view dan fasilitas terdekatnya yang bisa buat Anda lebih nyaman. Bila sudah memutuskan mau pilih yang mana, maka hubungilah pihak Green Pramuka City segera untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya.

Apartemen Green Pramuka City Bermasalah? Justru Kini Menjadi Hunian Impian Anda

Masalahapartemen.com – Apartemen Green Pramuka City Bermasalah: Tren sekarang untuk bertempat tinggal di hunian apartemen kini sangat diminati oleh masyarakat perkotaan, tak terkecuali di ibukota Jakarta. Meski tower hunian telah menjamur di setiap sudut kota jakarta, namun nyatanya permintaannya bagai tak kunjung berkurang. Begitu pula yang terlihat di area Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Di rilisnya Apartemen Green Pramuka pada tahun 2010 lalu disambut baik bagi para konsumen yang mendambakan hunian praktis di tengah kota yang jauh dari masalah maupun bisa menyelesaikan masalah hunian mereka. Letaknya begitu spesial, karena menjadi titik pertemuan Jakarta Pusat, Timur dan Utara. Green Pramuka City adalah sebuah kawasan hunian superblock yang memiliki konsep Mixed Use Development, yang artinya sebuah kawasan yang memadukan antara hunian (apartemen), commercial area (fasilitas perbelanjaan seperti mall, convention hall, office, bank center, health care, dan lain sebagainya). Luas Apartemen Green Pramuka City Apartemen Green Pramuka City berdiri diatas lahan seluas ±12,9 Ha di Jakarta Pusat, dengan konsep Mixed Use Development yang terintegrasi, maka menjadikan Apartemen ini menjadi hunian yang sangat layak untuk dihuni dan juga beragam fasilitas siap pakai menjadikan lingkungan apartemen ini sangat nyaman untuk ditempati. Apartemen ini dikembangkan oleh PT. Duta Paramindo Sejahtera yang memiliki kredibilitas tingga dalam ketepatan serah terima kunci apartemen green pramuka city dari tower satu sampai dengan tower ke delapan (tower nerine). Saat ini pengembang masih terus berkomitmen melakukan penyelesaian kawasan Green Pramuka City dengan membangun tower ke sembilan (tower magnolia) dan penambahan fasilitas – fasilitas penunjang kebutuhan untuk penghuninya. Investasi aman dan untung hanya ada di Green Pramuka City, Aman unit yang dibeli karena sudah siap huni, Untung anda memiliki unit apartemen di tengah kota dengan nilai investasi menjanjikan dikemudian hari.

Fasilitas Apartemen Green Pramuka City Seperti yang telah kami sampaikan, Green pramuka city memiliki banyak fasilitas yang bisa memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi penghuninya diantara yaitu : – Pusat Belanja Green Pramuka Square Dengan adanya Green pramuka square, anda akan dimudahkan saat ingin berbelanja kebutuhan untuk keluarga, menonton dan lainya, jadi anda tidak perlu jauh – jauh untuk berbelanja atupun menonton. – Green Garden dan Gazzebo Keindahan, kenyamanan dan kesejukan Green Garden dan Gazebbo dapat anda nikmati untuk bersantai bersama keluarga, dan sangat cocok untuk melepas rasa lelah setelah aktifitas kerja seharian. – Swimming Pool Fasilitas kolam renang ini dapat anda nikmati bersama keluarga, bersantai dan berenang bersama keluarga tercinta . Sebagai informasi Pada Green Pramuka Tahap 1, Masing – masing Tower Apartemen memiliki kolam renang tersendiri, yang terbagi menjadi kolam renang dewasa, dan kolam renang anak. dan pada Green Pramuka Tahap 2, disediakan satu kolam renang berukuran raksasa, yang dimana terdapat kolam renang dewasa, dan kolam renang untuk anak.

– Jogging Track Green Pramuka City memiliki fasilitas Jogging Track, yang dimana anda dapat berjoging pagi ataupun sore tanpa harus keluar area apartemen karena Jogging Track berada di area apartemen . – Food Court dan Minimarket Green Pramuka City terdapat Food Court yang mampu memberikan kenyamanan saat anda makan bersama keluarga, dan terdapat Minimarket seperti Alfa mart, Indomaret, dan Seven Eleven di masing – masing tower. – Tipe Ruangan yang dimiliki Apartemen Green Pramuka City Green Pramuka City memiliki tiga tipe ruangan yaitu Tipe Studio, Tipe Studio Plus dan Tipe 2 Bed Room – Tipe Studio Tipe Studio atau Tipe 21 dengan luas semi gross 21 m2 dan luas nett 16,95 m2 sesuai untuk Anda yang mendambakan hunian minimalis dengan ruangan yang bersih dan sehat. -Tipe Studio Plus Tipe Studio Plus hadir dengan Luas 31 m2, sangat cocok untuk anda yang baru berkeluarga, tipe ini sangat nyaman untuk dihuni oleh 2 orang. – Tipe 2 Bed Room atu Tipe 33 dengan luas semi gross 33 m2 dan luas nett 28,25 adalah hunian ideal bagi Anda yang ingin berinvestasi di masa depan dan menginginkan keleluasaan baik dalam bekerja maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Green Pramuka City masih memiliki banyak fasilitas lainya disamping yang telah kami sampaikan, untuk lebih detail tentang fasilitas, anda bisa cek pada web resminya fasilitas Apartemen Green Pramuka City.

Green Pramuka City Bermasalah? BTN Menilai Green Pramuka City yang Terbaik di Kelasnya

Metro News Jakarta Bank Tabungan Negara (BTN) menilai Apartemen Green Pramuka City sebagai yang terbaik di kelasnya. Dasarnya adalah PT Duta Paramindo Sejahtera, pengembang Green Pramuka City, berhasil mengelola keuangan dengan baik dan memasarkan produk. BTN menganugerahi PT Duta Paramindo sebagai pengembang kredit konstruksi terbaik 2017 kategori highrise building dalam acara parade KPR, pekan ini. Parade KPR yang dimulai 10 hingga 15 Desember dibuka secara langsung oleh Direktur Utama BTN Maryono sebagai penanda dimulainya istilah kredit pemilikan rumah (KPR) di Indonesia pada 41 tahun lalu.
“Penghargaan dari BTN menunjukkan bahwa Green Pramuka City adalah nasabah yang kredibel untuk bank BUMN dengan fokus kredit perumahan. Tidak saja sehat secara finansial alias tidak pernah menunggak, Green Pramuka City juga dinilai selalu berhasil memasarkan produk,” kata Marketing Director Green Pramuka City Jeffry Yamin. Di sisi lain, penghargaan dari bank BUMN sebesar BTN menunjukkan kredibilitas Green Pramuka City, sehingga tentu saja menambah keyakinan investor untuk semakin percaya dengan keamanan berinvestasi di Green Pramuka City.
Jeffry menuturkan Green Pramuka City memiliki posisi spesial bagi BTN, karena pada November kawasan apartemen ini dinilai memberikan kontribusi yang besar dalam pembukuan BTN. BTN pun menggandeng Green Pramuka dalam meneruskan target pengembangan jaringan kantor cabang mereka. Tidak itu saja, kawasan Green Pramuka mendapatkan penghargaan sebagai penyumbang kredit konstruksi di BTN terbesar kedua di BTN award. Kerja sama erat kedua korporasi, karena hingga akhir tahun ini Green Pramuka membukukan kenaikan penjualan yang cukup signifikan. Kenaikan ini bertolak belakang dengan penjualan sepanjang dua tahun lalu yang sangat lemah.


Hingga saat ini, Green Pramuka City sudah memiliki sembilan menara siap dihuni. Menara delapan yang dilepas tahun lalu sudah mencatatkan penjualan 60 persen. Sedangkan menara kesembilan yang dirilis Juli lalu sudah terjual sekitar 40 persen atau 400 unit. Untuk tipe studio seharga Rp400 juta sudah terjual 100 persen. Apartemen Green Pramuka City dibangun di lahan seluas 12,9 hektar dengan lingkungan yang memiliki konsep superblok, one stop living and green living concepts untuk penghuni, dengan tidak meninggalkan konsep awal dari proyek ini, yaitu hunian berlokasi strategis yang meru pakan pertemuan dari Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.
Kawasan ini mudah dijangkau dengan akses gerbang Tol Cempaka Mas, Tol Sunter, dan Tol Rawamangun serta dibangun dengan konsep hijau dengan 80 persen ruang terbuka dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Sumber : ekonomi.metrotvnews.com

Tanggapan Pemilik Green Pramuka City Tidak Bermasalah Terkait Apartemen-nya

Masalahhunian.com –Pemilik Green Pramuka City Tidak Bermasalah: Permasalahan yang tengah terjadi di Green Pramuka City mungkin banyak yang salah menanggapi dan salah kaprah tentang apa yang terjadi sebenarnya. Nah, maslah itu pun sebenarnya tidak sepenuhnya salah pengelolah, karena masalah ini bisa ada juga dikarenakan para penghuni itu sendiri lho. Seperti yang terjadi saat ini yaitu sejumlah penghuni di Green Pramuka City (GPC) memprotes pembayaran tagihan PBB yang dibebankan kepada mereka, kenapa bisa begitu? Ternyata semuanya itu ada penjelasan data yang memiliki dasar untuk kepentingan dan kenyamanan bersama. Permasalahannya adalah belum diterbitkannya SPPT PBB per nomor unit apartemen tetapi pihak developer/pengelola sudah menagih. Seperti yang pernah di sampaikan Deputi Property Manager Pengelola Rusunami Green Pramuka City, Danang S Winata menerangkan, “Sejaktahun 2013 PBB sudah diserahkan kepada Pemda setempat dalam pengelolaannya, bukan lagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Pajak Pratama,”katanya untuk menegaskan duduk pdasar permasalahan yang ada pada saat ini di Green Pramuka City (GPC). “Saat ini yang menjadi masalah adalah penghuni meminta SPPT PBB yang sudah dipecah ke setiap unit. Untuk rumah susun yang belum melakukan pertelaan, tidak dapat dilakukan pemecahan karena Dinas Pelayanan Pajak terbentur dengan regulasi,” tambahnya untuk mempertegas semuanya tentang masalah ini.

Dia menegaskan, dalam prinsip pengelolaan PBB tegas dinyatakan bahwa wajib pajak PBB adalah orang/badan hukum yang memanfaatkan atau menikmati tanah dan/atau bangunan. Seperti yang di ungkapkannya pada suatu kesempatan “Sudah wajar kiranya penghuni yang membayar PBB. Kalau ditalangi duluan oleh developer/pengelola, karena mereka hanya menghindari denda keterlambatan sebesar 2% per bulan.” “Kita sudah koordinasi dengan pihak Dinas Pelayanan Pajak melalui Unit PelayananPajak Daerah (UPPD) Cempaka Putih, kita minta dibantu cara menghitung, bagaimana nilai PBB masing-masing unit,” tegasnya. Danang menyampaikan, pihaknya sudah menalangi terlebih dahulu tagihan PBB sejak tahun 2013. Sementara, setelah di-reimburse, jumlah pemilik Rusunami GPC yang mau membayarkan baru sekitar 50 persen. “Sudah jadi kewajiban penghuni untuk membayar. Kalaudikatakan developer/pengelola mengambil untung dari pembayaran PBB adalah tidak benar. Jumlah yang terbayarkan seluruhnya dari penghuni adalah sama dengan jumlah yang ditagihkan dari Negara. Padahal faktanya tidak semua penghuni sudah membayar. Developer sudah mempunyai perjanjian dengan konsumen/penghuni bahwa sejak serah terima unit, maka biaya-biaya termasuk PBB menjadi beban penghuni,” kata Danang. “Kita semua warga negara yang baik tentunya taat bayar pajak. Karena pajak untuk membiayai kelangsungan penyelenggaraan negara.” terangnya. Lanjut Danang, masalah nilai PBB yang tinggi, hal itu lantaran NJOP tiap tahun terus merangkak naik. Bahkan di tahun 2015 kemarin kenaikan NJOP bisa sebesar 143% dari tahun sebelumnya (2014). “Tentunya dalam hal ini pemerintah punya alasan yang kuat dalam menaikkan NJOP,” jelasnya. Dengan gambaran itu, Danang berharap penghuni Rusunami GPC mengerti dan mau membayarkan tagihan PBB-nya sebelum penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) diselesaikan. Karena apabila terus menunggak dikhawatirkan saat penandatanganan AJB, tunggakan PBB sangat besar dan penghuni akan keberatan,”imbuhnya. “Kami saat ini tengah memikirkan langkah-langkah sanksi terhadap pennghuni yang menunggak membayar PBB. Karena apabila ditalangi terus dari tahun ke tahun, dikhawatirkan developer/pengelola sudah tidak sanggup dan tentunya pemerintah yang akan mengalami kesulitan sendiri di kemudian hari. Semoga pemerintah juga turut memikirkan solusi atas permasalahan ini yang akan memberikan rasa adil di pihak developer/pengelola dan penghuni,” pungkasnya sebagai klarifikasi tentanh masalah yang tengah terjadi antara pengelola dn penghuni serta peraturan yang memang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Nah itulah beberapa penjelesan mengenai masalah yang beberapa terakhir ini hangat di perbincangkan mengenai Green Pramuka City dengan para penghuni n==nya yang merasa kurag nyaman dengan hal ini. Nah, setelah ada penjelasan seperti ini, apakah masih berpikiran Green Pramuka Bermasalah? Apartement ini tetaplah menjadi hunian nyaman, aman dan tidak akan bermasalah apabila semua aturan baik dari pihak pengelola atau pemerintah tetap kita patuhi untuk kenyamanan baik dari pengembang ataupun penghuninya.

Green Pramuka City, Hunian Strategis kok dibilang Masalah? Akses Mudah,Kemanapun Menjadi Mudah

Bagi kalian para pria/wanita karir yang dituntut untuk selalu bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya jangan khawatir.
Jika anda telah memiliki unit di Green Pramuka City anda menjadi termudahkan karena Green Pramuka City terletak di lokasi yang sangat strategis,yaitu di pertemuan titik antara Jakarta Pusat,Jakarta Timur,dan Jakarta Utara. Anda sudah pasti menjadi termudahkan dan tidak perlu pusing-pusing untuk memikirkan masalah waktu.Segera miliki hunian terbaik dari Green Pramuka City.


Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.Green Pramuka City,solusi hunian praktis di Pusat Jakarta. Apartemen Green Pramuka juga dekat dengan 2 terminal besar, terminal Senen dan Terminal Rawamangun. Sementara jika menggunakan TransJakarta terdapat 2 jalur busway yaitu Koridor 4 dan Koridor 10 dengan sistem Interchange. Hunian vertikal yang satu ini menawarkan berbagai macam fasilitas yang pastinya tidak bermasalah dan nyaman, termasuk kolam renang pada tiap tower, area bermain anak, jogging track, mini market, food court, pusat perbelanjaan, akses internet, restoran dan kafe, dan banyak lagi. Seperti halnya di Apartemen

Apartemen Green Pramuka City Apartemen yang Harganya Terjangkau

Menjelang awal Tahun 2018 ini makin banyak Apartemen di Jakarta yang ada di semua Kawasan DKI Jakarta, baik yang berlokasi di Jakarta Utara, Barat,Timur,Selatan dan juga Jakarta Pusat. Salah satunya adalah Apartemen Green Pramuka City yang termasuk apartemen murah juga dilihat dari harganya yang tertera dan tarif sewanya.

Selain tempat tinggal biasa, yang namanya apartemen sekarang ini sudah lazim dan umum menjadi sebuah hunian yang banyak dipilih orang yang tinggal di kota – kota besar yang ada di negeri ini.Bila kita memiliki dana yang terbatas, bisa memilih hunian yang letak dan lokasinya strategis ini sebagai tempat tinggal atau untuk melakukan kegiatan lain yang berdekatan dengan pusat pemerintahan di negara ini. Karenanya dalam memilih sebuah apartemen haruslah hati2 dan teliti, agar kita bisa merasakan kenyamanan dan keamanan yang prima yang diberikan oleh sebuah hunian di masa depan ini.
Perizinan dan juga tata ruang serta lokasi sebuah apartemen menjadi hal yang sangat penting kita ketahui sebelum menentukan sebuah pilihan.Apartemen Green Pramuka City Jakarta Pusat merupakan salah satu apartemen terbaik di kelasnya berdasarkan pada penilaian BTN . Namun satu hal yang jelas adalah tentang tarif sewa atau harga dari Apartemen Green pramuka City merupakan sebuah apartemen yang harganya terjangkau semua orang.

Sertifikasi Apartemen Bisa Lebih Mudah dengan Aturan Ini

VIVA – Pengembang apartemen optimistis, aturan pengelolaan rumah susun bisa segera dikeluarkan pemerintah. Payung hukum tersebut menjadi insentif yang saat ini ditunggu para pengembang hunian vertikal. Marketing Director Green Pramuka City Jeffry Yamin mengungkapkan, dengan adanya aturan tersebut, proses penerbitan sertifikat hak milik tinggal di apartemen yang selama memakan waktu bisa dipercepat. Sehingga tidak memberikan dampak buruk terhadap industri properti. “Jika terus dibiarkan akan mengganggu iklim pertumbuhan hunian vertikal,” kata Jeffry, dikutip melalui keterangannya, Jakarta, Kamis 9 November 2017.
Jeffry menjelaskan, pengembang saat ini harus mengajukan akta pemisahan kepada Badan Pertahanan Nasional, sebelum mengajukan sertifikat hak milik. Terbitnya aturan tersebut, pun diklaim bisa mempercepat proses penerbitan sertifikasi hak milik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun diharapkan dapat segera menyelesaikan Peraturan Gubernur yang disusun berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Rusun. Aturan tersebut, sempat dibahas di era Pelaksana Tugas Gubernur DKI Sumarsono.

“Ide Pak Sumarsono adalah, Pergub dapat menjadi diskresi dari Pemprov DKI bagi pengelola apartemen atau rumah susun di Jakarta sebelum terbit PP turunan UU No. 20 Tahun 2011,” katanya. Meski demikian, Jeffry meminta pembahasan aturan tersebut harus tetap menggandeng sejumlah pemangku kepentingan terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, asosiasi pengembang, Yayasan Lembaga Konsumen, sampai dengan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen.

Uniknya Apartemen Green Pramuka City Dilengkapi Jajanan Pedagang Kaki Lima

Liputan6.com, Jakarta Kawasan hunian apartemen pada biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari sekolah, rumah sakit, hingga mal. Namun hal yang unik dan berbeda dilakukan apartemen Green Pramuka, selain menghadirkan fasilitas pada umunya, juga menghadirkan pilihan kuliner dari Pedagang Kaki Lima (PKL). Hal ini merupakan salah satu cata melolaan PKL oleh pengembang Apartemen Green Pramuka yang melalui upaya dialog yang harmonis sehingga tercipta komunitas pedagang di dalam lingkungan hunian.
“Selama ini para pengelola mal dan apartemen di Jakarta cenderung enggan berbagi tempat dengan para PKL dengan berbagai alasan. Jika kemudian menyediakan tempat, dilakukan dengan menetapkan tarif yang tinggi. Kami justru sebaliknya, para PKL kami ajak untuk masuk ke lingkungan hunian,” kata Jeffry Yamin Marketing Director Green Pramuka City seperti pada rilis yang diterima Liputan6.com, Sabtu (19/1/2018). General Manager Green Pramuka Square, Liza Monalisa dalam kesempatan yang sama menuturkan dengan adanya integrasi tersebut sajian kuliner di lingkungan apartemen dapat dilakukan sepanjang hari mulai pukul 06.00 WIB sampai malam jam 24.00 WIB.

Kuliner kaki lima di kawasan apartemen

Pada pagi jam 06.00-10.00 WIB sebelum gerai makanan Green Pramuka Square buka, para PKL menyediakan beragam sajian sarapan pagi mulai dari sejumah kudapan ringan hingga yang agak berat seperti nasi pecel, nasi uduk, lontong sayur, bubur Manado, soto ayam hingga mie ayam.

Green Pramuka City
Ketika mal mulai buka pada jam 10.00 WIB hingga jam 22.00 WIB tersedia beragam makanan yang ditawarkan tenant mal dan food court. Kemudian ketika mal tutup, street food kembali hadir dengan sajian seperti sate Padang, angkringan, hingga nasi goreng kepiting. Untuk menjaga ketertiban dan kebersihan kuliner jalanan yang dijajakan PKL yang berada di dalam lingkungan hunian wajib mematuhi kesepakatan bersama yang telah dirumuskan oleh para pedagang dan pengembang Green Pramuka City.

Dengan sistem win-win solution ini, menurut Marketing Director Green Pramuka City Jeffry Yamin justru menjawab kebutuhan para penghuni apartemen yang ingin mencari selingan bagi kuliner di dalam mal. Pada sisi lain, dengan PKL yang tertata, lingkungan apartemen lebih semarak. “Jangan sampai ketika kawasan terpadu yang nanti dibangun di banyak titik berjalan ke arah yang salah dimana bukan lingkungan modern yang diharapkan justru menjadi lingkungan yang padat dan kumuh,” tambah Yamin. Dengan adanya sajian kuliner hampir 24 jam, membuat para penghuni merasa nyaman. Para penghuni tidak perlu lagi pergi jauh untuk mencari makanan. Berbagai macam makanan tersedia di tempat ini, dari mulai sarapan pagi, makan siang sampai jajanan malam.
Sumber : Liputan6.com

Ini Alasan Kuat Pembayaran IPL oleh Penghuni Apartemen

VIVA.co.id – IPL atau Iuran Pemeliharaan Lingkungan sering menimbulkan pro dan kontra di lingkungan penghuni rumah susun maupun apartemen. Apa itu IPL dan bagaimana penghitungan yang sebenarnya sehingga menjadi nilai yang harus dibayarkan oleh penghuni?
Property Manager rusunami Green Pramuka City Suyatno Surorejo mengatakan, bahwa sebelum masuk penghitungan IPL maka perlu diketahui bahwa rumah susun atau apartemen memiliki benda, tanah dan bagian bersama. IPL sendiri perlu dikeluarkan untuk melestarikan dan menjaga fungsi hal-hal tersebut.
Suyatno mengatakan, untuk bisa mengoperasionalkan dan merawat tiga komponen itu maka diperlukan biaya yang dikeluarkan tiap bulannya oleh pengelola melalui iuran yang dibayarkan penghuni rusun atau apartemen.
“Contoh, semua lift tiap tower harus berfungsi baik, penerangan harus terpelihara, setiap kolam renang harus bersih, instalasi listrik dan air juga harus terawat, jogging track harus rapi dan bersih, children playground layak. Itu semua perlu pembiayaan pemeliharaan operasional yang digunakan untuk kepentingan bersama. Itulah beberapa fungsi IPL,” ujarnya. Karenanya, penting kata dia, setiap penghuni rusun maupun apartemen untuk mengerti definisi hingga tujuan pembayaran IPL yang dibebankan kepada mereka.
“Mestinya penghuni sudah mengerti, tetapi ada juga yang mengerti tetapi pura-pura tidak mengerti. Yang jadi konsentrasi kami adalah bahwa mereka (penghuni) harus memahami bahwa hal-hal tersebut harus dipelihara,” ujarnya. Ia juga menyampaikan, saat ini biaya IPL untuk di rusunami Green Pramuka City masih ditentukan oleh pengelola, hingga nantinya setelah terbentuk PPPSRS yang sah, barulah ditentukan oleh PPPSRS.
Menurut Suyatno, pada saatnya nanti setiap apartemen akan ada perhimpunan pemilik dan penghuni, kapan? Apabila pertelaan dan sertifikat sudah dipecah dan diserahkan kepada pemilik. PPPSRS mengelola tanah, benda dan bagian bersama, yang mana ketiga hal itu dicantumkan dalam pertelaan yang juga pertelaan sebagai dasar penerbitan sertifikat. Itulah kenapa pembentukan PPPSRS setelah adanya pemecahan sertifikat