Kalian pasti sudah tidak asing dong dengan dapur solo, yup dapur solo merupakan salah satu rumah makan yang sudah sangat terkenal di indonesia. pemilik dari dapur solo ini bernama Ny. Swan beliau pernah berkata dalam sebuah wawancara bahwa dirinya tidak pernah menyangka bahwa bisnisnya ini bisa berubah menjadi bisnis yang besar dan bahkan sampai memiliki banyak cabang. Pada awalnya NY. Swan membuka salah satu usaha kuliner di kawasan sunter, Jakarta utara tepatnya terletak di garasi rumahnya sendiri. Pada saat itu beliau memulai bisnisnya dengan berjualan rujak ulek yang modalnya hanya 100 ribu saja. ia juga mengatakan bahwa pada pertama ia berjualan ia rela mengayuh sepeda yang memiliki keranjang di depannya dan ia berjualan sambil membawa anaknya yang masih berusia 1 tahun, ia juga membagikan selembaran brosur yang ditulis tangan ia mengantarkan brosur tersebut dari rumah ke rumah, ia juga mengantarkan rujak yang di pesan oleh para tetangga menggunakan sepedah hingga akhirnya banyak tetangga yang mulai memesan rujak buatan Ny. Swan.

Beliau juga mengatakan saat berjualan rujak selama 3 bulan sampai 6 bulan jumlah pesanan rujak menjadi menurun yang asalnya pemesanan bisa sampai 20 bungkus hingga menjadi 3 atau 2 bungkus saja, kemudian Ny.swan kembali memikirkan langkah yang berikutnya yang harus ia kerjakan. Pada akhirnya atas sarans uami beliau, Ny. Swan mulai menambahkan beberapa menu pada jualannya tersebut yang pertama beliau tambahkan adalah gado-gado dan semakin lama menu yang dijual oleh Ny.swan semakin bertambah yaitu ada ayam horeng kalasan kacang hijau es jus dan menu lainnya. hingga akhirnya bisnis kulinernya tersebut bertahan hingga 3 tahun dan saat itu tempat makan Ny.swan ramai dikunjungi oleh karyawan-karyawan kantor disekitaran situ dan Ny.swan menambahkan beberapa kursi dan meja makan sehingga konsumennya bisa makan ditempat.

Setelah bisnisnya berjalan lancar kemudian beliau mengatakan bahwa ada beberapa masalah lain yaitu beberapa tetangga mem-protes bahwa para pelanggan Ny.swan menghalangi jalan masuk rumah mereka. Pada akhirnya Ny.swan dan suami mulai menyewa ruko di daerah sunter paradise yang akhirnya tempat makan tersebut diberi nama dengan RM Solo, tempat makan ini menyediakan menu yang sama hanya saja di tambahkan menu-menu lain seperti nasi pecel, nasi gudeg, nasi langgi dan lainnya. setelah RM tersebut sukses akhirnya Ny. Swan membuka beberapa cabang RM solo, kemudian Rm solo ini berubah namanya menjadi Dapur solo yang pada akhirnya beliau menggunakan konsultan brand dan mematenkan brand dapur solo, agar brand tersebut tidak bisa di duplikasikan karena beliau memiliki cabang yang cukup banyak.

Salah satu cabang dapur solo yang ada di Jakarta yaitu terletak di mall green pramuka city yang berada di kawasan apartemen green pramuka city. Menu yang ada di dapur solo sama saja seperti yang telah disebutkan di atas. Yaitu ada rujak, gado-gado, nasi pecel, nasi gudeg, nasi langgi dan ada beberapa tambahan yang pastinya akan sangat menggoyang lidah kalian.

Untuk kalian yang tinggal di apartemen green pramuka city dan kalian ingin merasakan makanan khas solo, kalian tidak perlu jauh-jauh karena Dapur solo ada di green pramuka square yang terletak di lantai grand (GF) di area flavor and field, dapur solo ini akan sangat cocok digunakan makan siang ataupun makan malam bersama dengan teman-teman ataupun dengan keluarga

Recommended Posts